moonlit night
knowing the color of the wind
too dark, too dark
Showing posts with label Wind. Show all posts
Showing posts with label Wind. Show all posts
Tuesday, April 16, 2013
Monday, December 3, 2012
Midday drizzle haiku and tanka
1/
whirlwind
cut hay takes
another turn
2/
a silent flight of
yesterday grasses in
midday drizzle
3/
there's always an end
of seasons, love and life
the trees, you and I
calling for the rain to revive
the spirit of dead leaves
whirlwind
cut hay takes
another turn
2/
a silent flight of
yesterday grasses in
midday drizzle
3/
there's always an end
of seasons, love and life
the trees, you and I
calling for the rain to revive
the spirit of dead leaves
Thursday, August 23, 2012
Monday, July 30, 2012
Bila, berujar kau. Dua tanka
Sebagai pemula dan murid haiku yang lambat, saya tidak terlatih menulis dalam bahasa Indonesia. Bukannya tidak mencintai bahasa nasional, saya mulai belajar dengan menulis dalam bahasa Inggris karena hanya bahasa itu yang bisa menjembatani saya dengan para guru saya. Tidak di Indonesia, mereka tinggal di berbagai titik di bola bumi ini.
Kalaupun ada naskah berbahasa Indonesia, lazimnya itu adalah versi kedua atau terjemahan saya dari naskah aslinya. Beberapa teman secara halus mengkritik saya karena kebiasaan itu. Jengah dan malu juga tiap kali saya mendapat "teguran" semacam itu. Maka, tidak cuma satu dua kali saya mencoba menulis dalam bahasa Indonesia.
Naskah berikut ini beberapa dari sedikit tanka yang aslinya saya tulis dalam bahasa Indonesia.
::
1/
bila, berujar kau
ombak berhenti datang
menyambangi pesisir
diam-diam bayangan kita
lebih dulu mencapai laut
if only those waves
stop reaching the shore
your voice indistinct
our shadows unnoticed
race towards the sea
2/
sepagi ini
ia sudah memanggilmu
kicau prenjak
dingin yang sibakkan tirai
datang atau pergikah?
still too early
the morning call
o little birds
our curtain waves to
the ebb and flow of air
Kalaupun ada naskah berbahasa Indonesia, lazimnya itu adalah versi kedua atau terjemahan saya dari naskah aslinya. Beberapa teman secara halus mengkritik saya karena kebiasaan itu. Jengah dan malu juga tiap kali saya mendapat "teguran" semacam itu. Maka, tidak cuma satu dua kali saya mencoba menulis dalam bahasa Indonesia.
Naskah berikut ini beberapa dari sedikit tanka yang aslinya saya tulis dalam bahasa Indonesia.
::
1/
bila, berujar kau
ombak berhenti datang
menyambangi pesisir
diam-diam bayangan kita
lebih dulu mencapai laut
if only those waves
stop reaching the shore
your voice indistinct
our shadows unnoticed
race towards the sea
2/
sepagi ini
ia sudah memanggilmu
kicau prenjak
dingin yang sibakkan tirai
datang atau pergikah?
still too early
the morning call
o little birds
our curtain waves to
the ebb and flow of air
Friday, June 8, 2012
Tuesday, June 5, 2012
Thursday, May 24, 2012
Sunday, May 20, 2012
I let you go
i let you go
at the dawn of our days
weeping wind
carries the phantasmagoria
from abandoned plain
at the dawn of our days
weeping wind
carries the phantasmagoria
from abandoned plain
Saturday, May 5, 2012
Friday, November 4, 2011
Saturday, July 9, 2011
Afternoon wind haiku
afternoon wind
the leaves start dressing
the color of dust
angin sore
daun-daun berbusana
sewarna debu
the leaves start dressing
the color of dust
angin sore
daun-daun berbusana
sewarna debu
Monday, June 27, 2011
No letter from you tanka
no letter from you
in my mailbox
but the wind
teasing the silence
in mute language
tiada suratmu
di kotak suratku
cuma angin
yang menggoda sepi
dalam bahasa bisu
in my mailbox
but the wind
teasing the silence
in mute language
tiada suratmu
di kotak suratku
cuma angin
yang menggoda sepi
dalam bahasa bisu
Wednesday, April 20, 2011
Painful guitar tanka
I wrote this tanka shortly after I played Santana on my player. Easily it seized me, and I just could not resist the temptation to write this.
windy evening
i rehearse new song
on my guitar
the pain you left lately
stiffens my fingers
petang berangin
kulatih lagu baru
pada gitarku
pedih yang kau tinggalkan
bekukan jemariku
windy evening
i rehearse new song
on my guitar
the pain you left lately
stiffens my fingers
petang berangin
kulatih lagu baru
pada gitarku
pedih yang kau tinggalkan
bekukan jemariku
Saturday, March 26, 2011
Mehta haibun
Time passes by, the wind swings gently the lightbulb hanging on the ceiling. Tomorrow will be a long journey, my eyes wide awake. My monitor dims to safe the battery. I can't decide; stay awake for nothing, get some sleep or get back to my work.
crickets and gekko
a cowbell and whispering wind
where's Mehta?
Malam merayap, angin mengayun bola lampu yang tergantung di langit-langit. Perjalanan besok akan panjang, mataku tak mau memejam. Layar komputerku meredup untuk menghemat baterai. Fikiranku terpental-pental; sekadar begadang, mencoba tidur atau menyelesaikan pekerjaan sisa tadi siang.
jengkerik dan tokek
kelonongan sapi dan angin lalu
di mana Mehta?
crickets and gekko
a cowbell and whispering wind
where's Mehta?
Malam merayap, angin mengayun bola lampu yang tergantung di langit-langit. Perjalanan besok akan panjang, mataku tak mau memejam. Layar komputerku meredup untuk menghemat baterai. Fikiranku terpental-pental; sekadar begadang, mencoba tidur atau menyelesaikan pekerjaan sisa tadi siang.
jengkerik dan tokek
kelonongan sapi dan angin lalu
di mana Mehta?
Thursday, March 24, 2011
Southerly wind haiku
1/
harvest moon
what did you plant
in fukushima?
bulan kesorean
apa yang dulu kau tanam
di fukushima?
2/
southerly wind
her back bends with
the bamboo grove
angin selatan
ia membungkuk searah
gerumbul bambu
3/
full moon
goes down the cascade in bits
fishes wide awake
bulan penuh
kepingannya meniti pancuran
ikan-ikan tak tidur
harvest moon
what did you plant
in fukushima?
bulan kesorean
apa yang dulu kau tanam
di fukushima?
2/
southerly wind
her back bends with
the bamboo grove
angin selatan
ia membungkuk searah
gerumbul bambu
3/
full moon
goes down the cascade in bits
fishes wide awake
bulan penuh
kepingannya meniti pancuran
ikan-ikan tak tidur
Thursday, February 3, 2011
Ceaseless wind tanka
ceaseless mountain wind
rubs the windowpane
i sigh..
slightly move my chair
to keep up with the moon
angin gunung
terus saja mengusap jendela
aku mendesah...
sedikit menggeser kursi
kembali terpaku pada bulan
rubs the windowpane
i sigh..
slightly move my chair
to keep up with the moon
angin gunung
terus saja mengusap jendela
aku mendesah...
sedikit menggeser kursi
kembali terpaku pada bulan
Friday, October 8, 2010
Friday, September 3, 2010
Dodge the leaves haiku
september wind
dodges falling leaves
a guest at the doorstep
angin september
menyusup dedaunan jatuh
ada tamu di depan pintu
dodges falling leaves
a guest at the doorstep
angin september
menyusup dedaunan jatuh
ada tamu di depan pintu
Thursday, September 2, 2010
Cicada's cry haiku
windy afternoon
i think i knew you
cicada's cry
siang berangin
kurasa aku pernah mengenalmu
nyanyian garengpung
i think i knew you
cicada's cry
siang berangin
kurasa aku pernah mengenalmu
nyanyian garengpung
Saturday, August 14, 2010
No dance tanka
thinking about you
i decided not to dance
with the evening wind
not knowing
what to save for last
memikirkanmu
aku tak ingin menari
bersama angin lembah
entah apa yang masih tersisa
untukku besok hari
i decided not to dance
with the evening wind
not knowing
what to save for last
memikirkanmu
aku tak ingin menari
bersama angin lembah
entah apa yang masih tersisa
untukku besok hari
Subscribe to:
Comments (Atom)



