Sebagai pemula dan murid haiku yang lambat, saya tidak terlatih menulis dalam bahasa Indonesia. Bukannya tidak mencintai bahasa nasional, saya mulai belajar dengan menulis dalam bahasa Inggris karena hanya bahasa itu yang bisa menjembatani saya dengan para guru saya. Tidak di Indonesia, mereka tinggal di berbagai titik di bola bumi ini.
Kalaupun ada naskah berbahasa Indonesia, lazimnya itu adalah versi kedua atau terjemahan saya dari naskah aslinya. Beberapa teman secara halus mengkritik saya karena kebiasaan itu. Jengah dan malu juga tiap kali saya mendapat "teguran" semacam itu. Maka, tidak cuma satu dua kali saya mencoba menulis dalam bahasa Indonesia.
Naskah berikut ini beberapa dari sedikit tanka yang aslinya saya tulis dalam bahasa Indonesia.
::
1/
bila, berujar kau
ombak berhenti datang
menyambangi pesisir
diam-diam bayangan kita
lebih dulu mencapai laut
if only those waves
stop reaching the shore
your voice indistinct
our shadows unnoticed
race towards the sea
2/
sepagi ini
ia sudah memanggilmu
kicau prenjak
dingin yang sibakkan tirai
datang atau pergikah?
still too early
the morning call
o little birds
our curtain waves to
the ebb and flow of air
Showing posts with label Race. Show all posts
Showing posts with label Race. Show all posts
Monday, July 30, 2012
Thursday, November 3, 2011
Friday, July 23, 2010
Silent race haiku chain
(1)
voice on the microphone
freezes the daybreak
a neighbor dies
suara corong toa
saat fajar menggigil
ada tetangga mati
(2)
rainclouds overhead
and the funeral
silently racing
mendung menggantung
dan pemakaman itu
berpacu diam-diam
(3)
smell the roses six feet under
membaui mawar dari dalam kubur
voice on the microphone
freezes the daybreak
a neighbor dies
suara corong toa
saat fajar menggigil
ada tetangga mati
(2)
rainclouds overhead
and the funeral
silently racing
mendung menggantung
dan pemakaman itu
berpacu diam-diam
(3)
smell the roses six feet under
membaui mawar dari dalam kubur
Saturday, July 17, 2010
After the race haiku
after the race
a mimosa sleeps
by the track
usai balapan
sebatang putri malu kuncup
dekat lintasan
a mimosa sleeps
by the track
usai balapan
sebatang putri malu kuncup
dekat lintasan
Subscribe to:
Posts (Atom)

